PERADABAN ISLAM PADA MASA BANI UMAYYAH DAN BANI ABBASIYAH

A. Masa Pemerintahan Bani Umayyah
Setelah berakhirnya masa pemerintahan Khulafa'urasyidin, Bani Umayyah merupakan yang pertama memimpi pada pemerintaha berikutnya dipelopori oleh Muawiyah bin Abu Sufyan, pemerintahan Bani Umayyah dimulai pada 661 Masehi hingga 750 Masehi. Namun corak pemerintahan pada Bani Umayyah berbeda dengan pada masa Khulafa'urasyidin yang mengedepankan musyawarah mufakat, masa pemerintahan Bani Umayyah pada sistem turun temurun atau keturunan. 
Selama 89 tahun masa pemerintahanya telah banyak memberikan pengaruh pada peradaban Islam, diantaranya adalah dalam bidang ilmu pengetahuan. Pada masa ini banyak bermunculan ahli-ahli di bidang ilmu pengetahuan yang teorinya masih relevan digunakam hingga saat ini. Selain itu pada bidang arsitektur dapat dilihat pada bangunan yang masih berdiri hingga saat ini, kemudian pahatan dan kaligrafi yang masih bisa dinikmati keindahannya. 
Perhatian yang besar pada ilmu pengetahuan membuat perkembangan ilmu semakin pesat, beberapa bidang ilmu tersebut antara lain:
Yang pertama dalam bidang ilmu agama, sebenarnya sejak zaman khulafa'urasyidin Agama Islam.sudah berkembang dengan pesat, namun dibawah kekuasaan Bani umayyah banyak didirikan universitas dan pusat-pusat kajian agama. 
Yang kedua adalah ilmu sejarah, pada masa ini mulai ditulis sejarah sejarah peradaban Islam terutam Shirah Nabawiyah atau sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW. Berkat pemikirannya kini bisa mengetahui secara lengkap mengenai sejarah peradaban sejak zaman rasul hingga masa-masa perkembangan Islam.
Ketiga adalah ilmu kalam, bahasa arab dan sastra, pada pemerintahan Bani Umayyah perkembangan syair-syair mulai berkembang dan dengan ilmu kalam mampu menafsirkan ajaran Islam dengan metode filsafat. 
Dan yang paling fenomenal adalah perkembangan ilmu kimia dan kedokteran, banyak para ahli kedokteran dan kimia dicetak pada generasi ini, tokoh yang terkenal adalah Abu Hakam ia adalah ahli do bidang farmasi dan obat-obatan dari pil, tablet hingga ramuan herbal.
Pada masa pemerintahan Yazid II (720-724 Masehi) rakyat merasa tidak diperhatikan lagi, ini membuat mereka melakukan konfrontasi, permasalahan ini semakin panjang menyababkan kerusuhan yang membuat kekuasaan Bani Umayyah berakhir dan digantikan oleh Abbasiyah.

B. Masa Pemerintahan Bani Abbasiyah
Pemerintahan Abbasiyah merupakan pemerintahan terlama yaitu sekitar lima abad, dari 750 Masehi hingga 1258 Masehi. 
Pencapaian terbesar dari Bani Abbasiyah adalah menjadikan dunia Islam menjadi pusat pengetahuan dunia. Hal ini karena Bani Abbasiyah sangat memperhatikan ilmu pengetahuan. Puncaknya pada khalifah Al-ma'mun, beliau memerintahkan untuk menerjamahkan buku-buku asing dan mendirikan baitul hikmah sebagai pusat lembaga pendidikan. 
Kemudian penyusunan hadits oleh Al-Bukhori dan Muslim yang kemudian menjadi panduan hukum hingga saat ini. Pada kepemimpinan Al-Mahdi, perekonomian mulai meningkat terutama pada sektor pertanian, melalui irigasi dan peningkatan hasil pertambangan seperti perak, emas, tembaga dan besi. Pada masa Harun Ar-Rasyid dan putranya, Al-Ma'mun, kekayaan negara banyak dimanfaatkan untuk keperluan sosial seperti mendirikan rumah sakit, lembaga pendidikan dokter dan farmasi. Selama masa pemerintahannya, Bani Abbasiyah berhasil mengkonsolidasikan kembali kepemimpinan gaya Islam dan menyuburkan ilmu pengetahuan.
Walaupun kejayaan dinasti Abbasiyah sudah sangat dikenal namun dinasti ini juga mengalami kejatuhan, hal ini disebabkan karena beberapa faktor yaitu yang pertama adalah persaingan antar bangsa, sudah diketahui sejak lama bahwa Bani Abbasiyah bersaing dengan orang-orang Persia, sementara bangsa-bangsa arab beranggapan memiliki keunggulan dari bangsa yang lain, sehingga menyebabkan adanya keinginan untuk melepaskan kekuasaan dari Baghdad.
Faktor kedua adalah kemerosotan ekonomi yang terjadi karena pengeluaran yang terus menerus dan terjadinya perang salib yang tidak hanya memakan banyak korban namun juga menimbulkan kerugian yang besar.
dan yang terakhir adalah serangan dari bangsa mongol pada 1258 Masehi. Kurang lebih 200.000 orang menyerang Baghdad pada waktu itu dan tidak adanya persiapan, serangan bangsa Mongol yang dipimpin oleh Hulaghu Khan mengakhiri kekuasaan Bani Abbasiyah


Comments