CIRI-CIRI INVESTASI BODONG


Investasi ibarat menyiapkan payung sebelum hujan, artinya anda menunda kesenangan anda saat ini, untuk digunakan dikemudian hari. 
Dengan kecanggihan teknologi cara berinvestasipun mulai berkembang. Bahkan dulu, banyak dokumen yang harus diisi dan ditandatangani oleh para calon investor, yang saat ini mengalami simplifikasi menjadi lebih sedikit dan lebih canggih dengan adanya teknologi gawai. Anda cukup klik tombol di handphone atau komputer anda, maka anda resmi menjadi investor. 
Oleh karena itu, sebaiknya sebelum anda berinvestasi, anda wajib memahami dan mengerti instrumen investasi yang akan anda gunakan. Seperti mobil yang anda gunakan untuk mencapai tujuan anda, seperti itu investasi berguna untuk anda.
Diluar sana sudah banyak kasus penipuan dengan berkedok investasi, dengan janji manis dan iming-iming yang menggiurkan, membuat anda berspekulasi lebih terhadap return 
/imbal hasil yang akan anda terima. 
Untuk membuat anda agar lebih berhati-hati dalam memilih investasi yang akan anda gunakan, berikut ciri-ciri investasi bodong:

1. Menjanjikan Return Yang Tinggi Dalam Waktu Singkat
Investasi membutuhkan waktu untuk berkembang, anda harus terus menerus dan rutin menyisihkan penghasilan anda untuk berinvestasi agar hasil yang didapatkan bisa maksimal.
Kemudian kenali profil resiko anda untuk menentukan waktu dan kebutuhan investasi anda. Intinya tetap pada tujuan anda apakah anda akan berinvestasi jangka panjang atau jangka pendek dan tentu saja dalam dunia investasi ada high risk but high return (keuntungan yang besar akan disertai dengan resiko yang besar).
Jadi, jika ada yang menawari anda keuntungan besar dalam waktu singkat dan tidak ada resiko, maka sudah pasti itu adalah investasi bodong. 
Sebagai contoh, deposito sebagai instrumen yang paling aman saja, rata-rata bank memberikan bunga deposito sebesar 3.75% p.a eff. 
Artinya jika ada yang menawari anda keuntungan diatas 5% dalam waktu 1 atau 2 minggu saja, itu patut dicurigai, jangan sampai anda tertipu oleh janji manis dan berakhir dengan penyesalan ya..

2. Menawarkan Paket Investasi Yang Tidak Jelas 
Kinerja investasi berbeda-beda, kinerja saat ini tidak menentukan kinerja yang akan datang akan sama seperti saat ini atau sebelumnya. 
Jika anda ditawari untuk menanam modal atau investasi dengan sistem paket keuntungan yang anda dapatkan dan mewajibkan anda untuk merekrut anggota yang lain untuk menambah keuntungan anda maka bisa dipastikan itu adalah investasi bodong. 
Karena tidak ada investasi yang memberikan keuntungan secara pasti, setiap hari fluktuatif nilai investasi dipengaruhi oleh kondisi negara dan ekonomi gobal, namun jika anda berinvestasi dalam jangka panjang makan fluktuatif nilai tidak akan terlalu berpengaruh. 
Begitu juga dengan sistem jaringan, seperti Skema Ponzi, dengan modus investasi palsu yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau organisasi yang menjalankan operasi ini. Artinya tidak ada uang yang sebenarnya diinvestasikan oleh organisasi tersebut, itu hanya permainan kata-kata dan perputaran sebagian uang untuk menarik calon investor agar mau memberikan uangnya, sebenarnya itu adalah salah satu modus penipuan.

3. Izin Pelaksanaan Lembaga Yang Tidak Jelas (Ilegal)
Setiap lembaga yang mengelola investasi akan diawasi langsung oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Anda dapat mengecek nama perusahaan investasi anda pada situs resmi OJK, untuk meminimalisir resiko anda terkena penipuan berkedok investasi.
Pada zaman sekarang ketelitian sangat dibutuhkan, anda tidak mau bukan jika uang yang anda hasilkan dengan susah payah lenyap dibawa orang. 
Oleh karena itu mengecek izin perusahaan investasi merupakan langkah awal yang harus anda lakukan sebelum menyerahkan uang anda untuk dikelola oleh suatu lembaga. Untuk meningkatkan kepercayaan investor, perusahaan investasi yang benar akan secara transparan untuk mencantumkan izin usahanya.

4. Setoran Dana Mempengaruhi Return
Jika anda diminta oleh seseorang atau mengatasnamakan suatu lembaga untuk menyetorkan dana dengan maksud mendapat imbal hasil tertentu dan dapat dicicil dengan menggunakan uang muka atau pembayaran diawal, sudah tentu itu adalah jebakan untuk menipu anda. 
Diingat kembali bahwa dalam investasi, dana awal yang anda setorkan tidak mempengaruhi return yang anda dapat, karena kinerja suatu investasi ditentukan oleh faktor ekonomi global. 

Tentu saja disaat anda ditawari oleh berbagai janji akan imbal hasil yang besar, kadang membuat anda tergiur, sebelum anda mempercayakan uang anda untuk dikelola oleh suatu lembaga sebaiknya anda melakukan pengecekan secara mendetail tentang perusahaan/lembaga keuangan tersebut.
Investasi sangat berguna untuk masa depan anda, oleh karena itu anda harus bijak mengalokasikan keuangan anda, jangan sampai tertipu oleh perusahaan investasi abal-abal. Informasi apapun terkait dunia investasi wajib anda pelajari, sebagai dasar untuk menentukan langkah keuangan anda, karena ketika anda salah melangkah maka anda kehilangan sesuatu yang berharga, yaitu waktu yang semestinya dapat anda gunakan untuk mengembangkan investasi anda.
Dan yang terakhir adalah kekayaan tidak diciptakan dalam satu malam, artinya diperlukan kedisiplinan dan kesabaran dalam berinvestasi. Tidak ada yang instan seperti yang ditawarkan oleh investasi bodong, jika anda ingin mewujudkan keinginan anda dimasa yang akan datang, maka anda harus menunda kesenangan anda saat ini untuk mulai melakukan investasi, sedikit demi sedikit yang anda kumpulkan akan berdampak besar dimasa yang akan datang. 
Jadi saat ini adalah waktu yang tepat untuk anda berinvestasi, tidak ada kata terlambat untuk memulai, jika anda tidak ingin menyesal dikemudian hari.

Comments