MEMPERSIAPKAN MASA PENSIUN


Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Indonesia, angka harapan hidup masyarakat Indonesia di tahun 2018 yaitu 73,19 tahun pada wanita dan 69,30 tahun pada pria.
Harapan hidup semakin meningkat hal ini membuat semakin banyak orang yang memasuki masa pensiun. Rata-rata orang memasuki usia pensiun umur 56-58 tahun, jika orang tersebut hidup sesuai dengan angka harapan hidup dari BPS maka orang tersebut harus menyediakan kebutuhannya selama kurang lebih 17- 20 tahun masa pensiunnya.
Masa pensiun merupakan babak baru kehidupan anda, dimana anda yang biasanya aktif bekerja dan kesana kemari bertemu dengan relasi sudah tidak dapat melakukannya kembali, berganti hari-hari yang sama dirumah, oleh karena itu anda harus mempersiapkan masa pensiun dengan baik, agar masa pensiun anda tetap produktif, berkarya dan tidak merepotkan orang lain.
Selain kesehatan yang wajib anda jaga, karena pasti mulai banyak gejala penyakit yang mulai timbul, anda juga wajib menjaga keuangan anda, diusia pensiun tentu penghasilan anda tidak sebesar pada saat anda masih aktif bekerja dan menerima gaji.
Masalah keuangan yang dihadapi oleh para pensiunan disebabkan tidak adanya pengetahuan mengenai keuangan dan tidak mempersiapkan diri untuk memasuki usia pensiun.
Masalah beberapa orang tidak bisa mempersiapkan pensiun antara lain:
1. Berpikiran bahwa pensiun masih lama
2. Memiliki pemikiran bahwa masa muda hanya datang sekali, harus dinikmati selagi bisa
3. Pola hidup boros dan suka menghamburkan uang untuk hal yang tidak terlalu penting
4. Tidak punya investasi/aset
5. Tidak menjaga kesehatan

Bagaimana anda mempersiapkan masa pensiun anda? Sudah siapkah anda memasuki masa pensiun anda? 
Mulailah mempersiapkah hal-hal dibawah ini jika anda ingin memasuki masa pensiun anda dengen hari-hari yang menyenangkan:

1. Persiapkan tabungan untuk masa pensiun
Pada saat pensiun tentu kebutuhan yang diperlukan juga berbeda, jika anda tidak memiliki tabungan pada saat pensiun, bukan hanya anda yang kerepotan tapi anak-anak anda juga, terlebih jika anak anda belum mapan secara financial.
Tabungan disini berbeda dengan investasi anda, disini tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anda ataupun kebutuhan sekunder anda. Karena anda sudah tidak mendapatkan gaji/pendapatan sebesar dulu, maka tabungan sangat bermaanfaat kelak nanti disaat sudah pensiun.

2. Investasi jangka panjang sejak masih aktif bekerja
Gunakan masa produktif anda untuk bekerja sebaik-baiknya dah carilah beberapa sumber pendapatan. Mulailah membuat aset anda sendiri.
Untuk hasil yang maksim idealnya persiapan masa pensiun dimulai sejak 20-15 tahun sebelum pensiun.
Ketika anda pensiun sudah barang tentu anda sudah tidak sebugar saat masih muda, investasi yang anda lakukan akan berguna pada saat anda membutuhkan dana bedar, seperti berobat karena suatu penyakit atau dalam keadaan tidak terduga seperti bencana alam ataupun kematian.
Dengan berinvestasi tentu anda tidak akan merepotkan anak cucu anda, dan lebih tenang dalam menikmati masa pensiun anda.

3. Mempunyai usaha/kegiatan yang disiapkan untuk masa pensiun
Ada beberapa orang yang lebih memilih untuk tetap aktif berwirausaha disaat pensiun, biasanya mereka sudah memiliki usaha yang dirintis jauh sebelum memasuki usia pensiun.
Ada juga yang aktif menjadi penulis atau pengajar yang membagikan ilmu mereka kepada orang lain.
Kegiatan-kegiatan diatas dapat menjadi pengisi waktu anda saat pensiun selain itu juga dapat menjadi sumber pendapatan lainnya bagi anda.
Justru kebanyakan pensiunan yang tidak aktif bekerja lebih rentan terserang pengakit, dibandingkan dengan yang masih aktif mengisi kegiatan ringan di masa pensiun. Misalkan saja ketika pensiun anda menjadi penulis lepas, selain menambah penghasilan anda dan membagikan ilmu anda, menurut penelitian para ahli kesehatan, menulis juga dapat memperkecil kemungkinan terkena penyakit Alzheimer.
Begitu juga dengan kegiatan lainnya, seperti wirausaha, karena sering bergerak anda akan terhindar dari penyakit radang sendi.
Pensiun bukan berarti kehilangan kesempatan untuk tetap berkarya bukan? Semua tergantung kepada setiap individu masing-masing apakah ingin tetap aktif atau hanya ingin menghabiskan waktu dengan keluarga dan cucu-cucu, semua keputusan ada ditangan ada, namun saran saya agar anda tidak merasa jenuh dan merepotkan anak anda kelak, lebih baik anda mencari kegiatan yang anda senangi sekaligus dapat menghasilkan income untuk anda, walaupun tidak seberapa namun cukup untuk membeli kebutuhan pribadi anda.

4. Perbaiki hubungan dengan keluarga
Harta yang paling berharga adalah keluarga, ingat sepenggal lirik lagu itu? kira-kira seperti itu ungkapan dari betapa kita membutuhkan keluarga. Apalagi dimasa pensiun yang membuat gerak anda terbatas karena usia anda sudah tidak muda lagi.
Jika dulu anda sering meninggalkan keluarga anda karena sibuk bekerja, kadang lupa untuk hanya sekedar menanyakan kabar ataupun menyapa anggota keluarga. Bahkan dalam satu hari walaupun tinggal satu rumah anda tidak sepat bertemu dengan anak anda karena anda pergi pagi-pagi untuk bekerja dan pulang pada saat anak anda sudah terlelap di malam hari.
Maka sebelum memasuki masa pensiun, lebih baik anda memperbaiki hubungan anda baik dengan keluarga terdekat maupun keluarga jauh anda.
Mengapa anda harus memperbaiki hubungan keluarga? Karena ketika anda pensiun, teman-teman kerja anda, yang biasa berbincang dan bercanda gurau dengan anda mungkin sudah tidak se-intens pada saat anda masih bekerja, yang kemudian akan berganti dengan orang yang sama setiap hari akan menemani anda, yaitu keluarga anda.
Selain itu jika anda membutuhkan sesuatu, anda tidak bisa meminta tolong kepada orang lain, tentunya anda berharap kepada keluarga agar bisa menolong anda ketika anda mendapat musibah atau sakit.
Tidak enak bukan jika disaat pensiun anda dijauhi oleh kelurga, tentunya anda akan merasa kesepian dihari tua anda, jangan sampai terjadi hal seperti itu. 

5. Selalu jaga kesehatan
Yang paling mahal adalah waktu dan kesehatan, kita tidak bisa mengulang waktu dan jika sudah terkena penyakit berapapun akan kita bayar agar selalu sehat.
Waktu muda banyak orang yang merasa sombong karena masih sehat bugar, menjadika  banyak orang yang tidak memperhatikan kesehatan seperti merokok, begadang, makan makanan cepat saji dan minuman beralkohol.
Jika anda ingin masa pensiun anda bahagia maka jagalah kesehatan anda sejak saat ini. Siapa yang tidak ingin bermain dengan cucu-cucu yang lucu-lucu? Tingkah pola mereka selalu menggemaskan dan selalu aktif berlarian kesana kemari.
Untuk menjaga kesehatan lakukan olahraga setiap hari, walaupun hanya berjalan-jalan disekitar rumah, banyak manfaatnya selain menjaga tubuh tetap bugar, anda juga dapat menyapa para tetangga sekitar rumah anda.
Cukup istirahat dan luangkan waktu untuk mengecek kesehatan di laboratorium atau klinik, agar mengantisipasi munculnya penyakit sejak dini dan jaga pola makan yang sehat/gizi yang seimbang.
Jaga pikiran anda agar selalu berpikiran tenang dan positif, untuk menghindari anda dari stress dan hipertensi. Usahakan agar selalu bahagia setiap hari dan nikmati waktu kebersamaan dengan keluarga anda.

6. Miliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa
Lindungi aset yang sudah anda kumpulkan dengan asuransi, karena anda tahu harga kesehatan mahal maka anda wajib memiliki asuransi kesehatan dan jiwa.
Perusahaan asuransi biasanya tidak akan mengcover apabila seseorang tersebut sudah memiliki riwayat penyakit sebelumnya, begitu juga jika anda membeli asuransi ketika usia anda sudah tua tentu premi yang dibayarkan menjadi lebih mahal.
Dengan asuransi, ketika anda sakit atau membutuhkan biaya rumahsakit/berobat yang besar, anda tidak perlu menjual aset anda, karena akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. 
Abaikan jika ada yang bilang jika asuransi merugikan, Jika anda sakit apakah orang tersebut mau membayar biaya rumah sakit anda dikemudian hari?
Selain untuk melindungi aset anda, asuransi juga memberikan ketenangan, karena anda tidak akan merepotkan anak-anak anda kelak, dan ahliwaris anda akan diberikan santunan jika anda meninggal dunia.
Carilah perusahaan asuransi yang terbaik menurut anda, mulailah membeli asuransi selagi anda masih muda dan sehat.

7. Lakukan hobi yang menguntungkan
Pada saat anda pensiun, anda memiliki banyak waktu untuk diri anda sendiri, bagi yang memiliki hobi namun belum sempat tersalurkan karena sibuk bekerja, maka pada saat pensiun inilah anda dapat bebas melakukan hobi anda.
Hobi yang anda lakukan sudah pasti kegiatan tersebut anda sukai, oleh karena itu biasanya anda akan dengan senang hati dan ringan untuk melakukannya, jika anda memiliki hobi maka tekuni hobi anda, siapa tau dengan hobi anda dapat menghasilkan income/pendapatan. Misal anda suka memelihara binatang burung atau ikan hias, anda dapat membuka toko perawatan burung atau ikan hias. Atau jika anda suka memilihara kucing, bisa ikut kontes kucing.
Hobi bercocok tanam, anda dapat menanam tanaman/sayuran/tanaman hias, lalu anda bisa menjualnya. Masih banyak hobi menguntungkan lainnya yang dapat anda lakukan untuk mengisi masa pensiun anda.

8. Lunasi semua hutang dan jangan menambah hutang baru
Agar masa pensiun anda tenang dan tidak ditagih hutang oleh debt collector sebaiknya sebelum memasuki masa pensiun anda sudah melunasi semua hutang-hutang anda, baik hutang KPR ataupun hutang konsumtif lainnya.
Jangan mempersulit masa pensiun anda dengan menambah hutang baru, walaupun terlihat mudah, nantinya akan menyulitkan anda untuk memenuhi kebutuhan anda. 
Jika terpaksa harus berhutang, sebaiknya gunakan hutang tersebut untuk sesuatu yang produktif seperti membuka usaha yang dapat memberikan penghasilan kepada anda.
Selalu ingat, berapapun hutang pada saat pensiun akan membebani anda, karena anda sudah tidak memiliki penghasilan tetap seperti waktu masih aktif bekerja, oleh karena itu hindari berhutang.

9. Miliki rumah sendiri, lebih baik rumah kecil
Pada saat anda pensiun sudah pasti anak-anak anda sudah dewasa, biasanya jika anak-anak sudah dewasa mereka akan mandiri dan memiliki rumah sendiri. Sebelum anda pensiun sebaiknya anda sudah memiliki rumah sendiri, tidak ikut dengan anak-anak, bagaimanapun juga mereka memiliki privasi yang tidak ingin diganggu bahkan oleh orangtuanya sekalipun.
Jika anda sudah memiliki rumah yang cukup besar, dengan kepergian anak-anak karena memiliki rumah masing-masing sudah tentu rumah menjadi sepi, apalagi jika anda hanya tinggal bersama pasangan anda.
Sebaiknya anda tinggal dirumah yang ukurannya lebih kecil, selain anda tidak capek untuk membersihkan rumah, biaya perbaikan rumah juga tidak terlalu besar. 

Masa pensiun sudah pasti akan dilewati oleh setiap orang, bagaimana kita mempersiapkan pensiun nanti yang akan menentukan apakah pensiun kita akan bahagia atau tidak. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok hari, maka dari itu sebaiknya persiapkan selagi anda masih muda dan mempunyai tenaga/stamina yang fit.
Masa pensiun bukan berarti anda mengharapkan anak anda membiayai anda, justru anda harus memberikan contoh kepada anak-anak anda bahwa dimasa pensiun anda tidak merepotkan mereka dan masih bisa mandiri, agar tidak menciptakan generasi sandwich.

Comments